Pernyataan Resmi Ketua Kelompok Nelayan Budidaya Kerang Dara Muara Badak

Kelompok Nelayan Budidaya Kerang Dara, Muara Badak, Kabupaten Kukar

Kukar-Ketua Kelompok Nelayan Budidaya Kerang Dara, Muara Badak, Kabupaten Kukar Muhammad Said, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian penyaluran dana tali asih dari PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) telah terlaksana secara tuntas dan sesuai dengan komitmen bersama.

Ia menegaskan bahwa skema pembagian dana merupakan hasil musyawarah mufakat yang telah disepakati secara kolektif oleh seluruh anggota nelayan. Hal ini dilakukan untuk menjamin prinsip keadilan dan transparansi, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh pihak yang berhak.

Terkait alokasi sebesar 10 persen, Muhammad Said menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan keputusan bersama yang telah disahkan dalam forum resmi kelompok. Dana tersebut dialokasikan secara sukarela sebagai bentuk apresiasi serta penggantian biaya akomodasi dan operasional yang dikeluarkan oleh tim dan pihak pendukung selama proses pengawalan, sejak November 2024 hingga Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa selama kurang lebih 15 bulan, berbagai pihak telah berkontribusi dengan waktu, tenaga, dan sumber daya pribadi untuk memastikan perjuangan nelayan membuahkan hasil.

Untuk menjaga integritas dan privasi, rincian teknis distribusi alokasi tersebut tidak dipublikasikan. Namun, ia menegaskan bahwa dana tersebut sepenuhnya digunakan untuk kepentingan kolektif dan bukan untuk kepentingan pribadi.

Dengan selesainya seluruh tahapan penyaluran, Muhammad Said mengimbau masyarakat agar tidak memperkeruh situasi dengan opini yang tidak produktif. Ia mengajak seluruh anggota nelayan untuk fokus memanfaatkan dana demi kesejahteraan keluarga serta menjaga persatuan internal.

Ke depan, ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan kemitraan yang harmonis dengan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) guna mendukung keberlanjutan penghidupan masyarakat pesisir.

Pos terkait