SAMARINDA, — Gedung Plaza 21 di kawasan Citra Niaga diusulkan dialihfungsikan menjadi kantong parkir bertingkat untuk mengurangi kendaraan yang selama ini memenuhi badan jalan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Jasno mengatakan, keberadaan kantong parkir terpusat diperlukan untuk menata arus kendaraan sekaligus mengurangi parkir di sepanjang ruas Jalan Citra Niaga.
Menurutnya, Plaza 21 menjadi salah satu lokasi yang dinilai potensial karena berada di kawasan Citra Niaga. Namun, pemanfaatannya sebagai area parkir tidak bisa dilakukan begitu saja. Kondisi konstruksi bangunan harus lebih dulu diperiksa.
“Kita mendorong Plaza 21 itu dimanfaatkan menjadi kantong parkir, supaya kendaraan tidak lagi parkir di sepanjang jalan Citra Niaga,” kata Jasno (31/8/2026).
Jasno mengatakan, konsep tersebut dapat meniru penataan parkir di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Kendaraan diarahkan ke lokasi parkir yang telah disediakan sehingga tidak mengambil ruang di badan jalan.
Untuk menerapkannya di Plaza 21, pemerintah perlu menghitung kembali kapasitas dan kekuatan bangunan. Desain akses kendaraan juga harus disesuaikan agar mobil maupun sepeda motor dapat keluar masuk setiap lantai dengan aman.
“Kalau bangunannya tidak kuat ya harus dibongkar, tapi dibuat desain ulang untuk kantong parkir. Baik itu nanti parkir roda empat maupun roda dua, tapi bertingkat,” ujarnya.
Ia menyebut terdapat dua opsi yang dapat dikaji Pemkot Samarinda. Pertama, mempertahankan bangunan Plaza 21 dengan melakukan penyesuaian desain. Kedua, membongkar bangunan jika hasil pemeriksaan menunjukkan konstruksinya tidak memenuhi kebutuhan untuk dijadikan gedung parkir.
Menurut Jasno, aspek kekuatan konstruksi menjadi penting karena fungsi bangunan sebagai tempat parkir akan menambah beban, terutama jika konsep yang digunakan adalah parkir bertingkat.
Jika direalisasikan, ia menilai Plaza 21 dapat menjadi solusi jangka panjang untuk persoalan parkir di Citra Niaga.
“Tapi ini kan keputusan pemanfaatan gedung tetap harus didahului kajian teknis dan perencanaan dari Pemkot Samarinda,” demikian Jasno.(Adv)







