Komisi IV Tunggu Hasil Investigasi Satgas soal Dugaan Pelanggaran SPMB

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

Samarinda– Penanganan dugaan pelanggaran dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Samarinda masih terus berlangsung.

Satuan Tugas (Satgas) yang dipimpin Inspektorat hingga kini masih mendalami 17 dari total 36 laporan yang diterima.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan 19 calon siswa yang sebelumnya masuk dalam laporan sudah mendapatkan sekolah. Sementara itu, sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Satgas.

“Dari total 36 laporan yang masuk, sebagian sudah dilakukan screening dan menghasilkan kesimpulan. Tetapi masih ada beberapa laporan yang harus ditindaklanjuti karena membutuhkan penelusuran lebih mendalam,” kata Novan usai rapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda di DPRD Samarinda, Selasa (14/7/2026).

Menurut Novan, setiap laporan harus diperiksa secara cermat sehingga Satgas belum bisa menyampaikan kesimpulan akhir. Proses itu mencakup penelusuran kronologi hingga pemeriksaan terhadap data pendukung.

Karena itu, ia meminta masyarakat bersabar menunggu hasil investigasi. Meski begitu, ia berharap proses tersebut dapat diselesaikan dalam pekan ini.

“Mudah-mudahan pekan ini sudah ada hasil. Tapi semua bergantung pada proses penelusuran yang dilakukan Satgas,” ujarnya.

Novan juga memastikan penyelidikan yang masih berlangsung tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah. Seluruh siswa tetap mengikuti proses pendidikan sampai ada keputusan resmi dari Satgas.

“Proses belajar mengajar tetap berjalan. Kita tidak bisa membatasi hak siswa selama proses pemeriksaan masih berlangsung,” katanya.

Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran, kata Novan, pemerintah memiliki dasar untuk menjatuhkan sanksi sesuai aturan.

Ia mengingatkan, kasus serupa pernah terjadi pada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru di tahun-tahun sebelumnya dan berujung pada diskualifikasi siswa yang terbukti melanggar.

“Kalau nanti memang terbukti ada pelanggaran, tentu ada konsekuensi. Kasus seperti ini pernah terjadi sebelumnya dan siswa yang bersangkutan didiskualifikasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, Komisi IV tidak akan mencampuri proses investigasi yang sedang dilakukan Satgas.

DPRD memilih menunggu hasil pemeriksaan sebagai dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Kami percayakan dulu kepada Satgas untuk bekerja. Setelah hasilnya keluar, baru kita lihat tindak lanjut yang diperlukan,” pungkasnya.(adv)

Pos terkait