SAMARINDA – Rencana beroperasinya taksi Blue Bird di Samarinda menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, berharap perusahaan tersebut tidak hanya menjalankan usaha, tetapi juga memberi kesempatan kerja kepada warga lokal dan memenuhi kewajiban pajak di daerah.
Ronal mengatakan, masuknya perusahaan dari luar daerah merupakan hal biasa dalam dunia usaha. Namun, ia mengingatkan agar kehadiran perusahaan tetap memperhatikan masyarakat di tempat mereka beroperasi.
Menurutnya, warga Samarinda perlu mendapat peluang untuk ikut bekerja, selama memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Kesempatan itu jangan sampai hanya diberikan dalam jumlah terbatas.
“Jangan sampai ada usaha dari investasi luar Kota Samarinda, tetapi mengabaikan prinsip-prinsip sosial dan ekonomi kemasyarakatan di Kota Samarinda. Warga lokal juga mengharapkan kesempatan kerja, bukan hanya mendapat kuota sedikit,” ujar Ronal (16/10/2026).
Ia juga berpandangan bahwa penerimaan karyawan sebaiknya tidak hanya melihat ijazah atau tingkat pendidikan. Keterampilan dan kemampuan seseorang juga perlu menjadi bahan pertimbangan agar masyarakat setempat bisa bersaing mendapatkan pekerjaan.
Selain masalah tenaga kerja, Ronal menyoroti kewajiban pajak perusahaan yang menjalankan usaha di Samarinda. Ia berharap perusahaan transportasi yang beroperasi di kota ini mengikuti aturan perpajakan yang berlaku.
Ronal mengingatkan bahwa kendaraan operasional perusahaan turut menggunakan jalan umum yang dibangun dengan anggaran daerah. Karena itu, ia meminta kontribusi pajak dari kegiatan usaha tersebut juga diperhatikan.
“Yang kita harapkan juga adalah keberpihakan untuk pembayaran pajak. Mereka menggunakan jalan yang dibangun dengan APBD kita sendiri, sehingga wajar kalau mereka melakukan pembayaran pajak di kota tempat mereka menjalankan usaha,” katanya.
Ronal berharap rencana kehadiran Blue Bird dapat memberikan manfaat bagi Samarinda, baik melalui terbukanya lapangan pekerjaan maupun kontribusi terhadap pendapatan daerah Ia menilai.
“kesempatan bagi tenaga kerja lokal dan kepatuhan membayar pajak perlu menjadi perhatian perusahaan yang berusaha di kota ini,” demikian Ronal Stephen Lonteng.(adv)







