BONTANG – Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang, Bonnie Sukardi, meminta Pemerintah Kota Bontang memberikan perhatian lebih terhadap kondisi ruang terbuka publik, khususnya Taman Adipura dan Taman Tanjung Laut. Menurutnya, kedua fasilitas tersebut sudah lama tidak mendapatkan perbaikan maupun renovasi sehingga perlu segera ditingkatkan kualitasnya.
Bonnie mengatakan, Taman Adipura selama ini masih menjadi salah satu tujuan kunjungan anak-anak sekolah. Sementara Taman Tanjung Laut juga menjadi ruang berkumpul masyarakat, terutama pada sore hingga malam hari. Karena itu, keberadaan kedua taman tersebut dinilai memiliki peran penting sebagai ruang publik yang ramah bagi seluruh kalangan.
“Kondisi fasilitas yang ada saat ini sudah tidak lagi optimal. Sejumlah sarana dinilai mulai menua sehingga membutuhkan pembaruan agar masyarakat merasa lebih nyaman saat memanfaatkannya,” tuturnya, Sabtu (13/6/2026).
Selain kondisi fasilitas, Bonnie juga menyoroti penerangan di kawasan taman yang menurutnya masih kurang memadai. Ia berharap pemerintah dapat menambah lampu penerangan agar kawasan tersebut lebih aman dan nyaman, terutama pada malam hari.
Menurutnya, peningkatan kualitas taman tidak hanya bertujuan memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi rekreasi keluarga di Kota Bontang.
Bonnie juga melihat peluang kawasan taman untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Dengan fasilitas yang semakin baik, aktivitas UMKM di sekitar taman diyakini akan semakin berkembang karena jumlah pengunjung juga berpotensi meningkat.
Terkait wacana penerapan retribusi di kawasan taman, ia menyatakan pada prinsipnya DPRD tidak menolak. Namun, pemerintah diminta lebih dahulu memperbaiki seluruh fasilitas sebelum membebankan biaya kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat tentu menginginkan fasilitas publik yang layak. Apabila kondisi taman bersih, nyaman, aman, dan memiliki banyak daya tarik, maka kebijakan retribusi akan lebih mudah diterima karena sebanding dengan kualitas layanan yang diberikan.
“Harapan kami fasilitasnya diperbaiki dulu. Kita setuju dengan retribusi, tapi fasilitasnya ditingkatkan dulu. Bagaimana orang mau datang, apalagi rela membayar kalau tidak ada daya tariknya,” tutupnya. (ADV/Mrh)







