SMPN 24 Belum Masuk Prioritas Rehabilitasi 2027, Anggaran Pemkot Masih Terbatas

Teks foto: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

Samarinda– SMP Negeri 24 Samarinda dipastikan belum masuk dalam daftar sekolah yang akan direhabilitasi melalui usulan APBD 2027.

Padahal, sekolah yang berada di Jalan Pangeran Suryanata itu kerap terdampak banjir dan membutuhkan penanganan menyeluruh.

Bacaan Lainnya

Keterbatasan anggaran menjadi alasan utama rehabilitasi sekolah tersebut belum dapat direalisasikan. Pemerintah daerah saat ini lebih memprioritaskan perbaikan bangunan sekolah yang hanya membutuhkan renovasi ringan agar cakupan penerima manfaat lebih luas.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan rehabilitasi SMPN 24 tidak bisa dilakukan secara bertahap karena kondisi bangunannya memerlukan penanganan secara keseluruhan.

“Untuk SMPN 24 Samarinda belum dulu. Karena kalau mau direhabilitasi, harus dilakukan langsung semua,” kata Novan (8/7/2026).

Ia menjelaskan, alokasi anggaran rehabilitasi sekolah pada usulan APBD 2027 hanya sekitar Rp50 miliar.

Dengan kemampuan fiskal yang ada, dana tersebut diprioritaskan untuk memperbaiki 15 SMP yang sebagian besar mengalami kerusakan ringan, seperti plafon, ruang kelas, dan fasilitas belajar.

Selain jenjang SMP, pemerintah juga mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk rehabilitasi sekolah dasar.

Sedikitnya 35 SD di Samarinda masuk dalam rencana perbaikan sarana dan prasarana pada tahun anggaran yang sama.

Menurut Novan, beberapa sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana tetap masuk dalam daftar prioritas selama nilai rehabilitasinya masih dapat ditanggung oleh kemampuan keuangan daerah, di antaranya SMPN 2 dan SMPN 5 Samarinda.

“Saat ini kita terbatas anggaran karena kondisi fiskal yang ada. Anggaran ini harus benar-benar diprioritaskan,” ujarnya.

Ia menambahkan, rehabilitasi sekolah pada 2027 lebih diarahkan untuk memperbaiki kerusakan yang dapat segera ditangani, sementara sekolah yang membutuhkan pembangunan besar akan menunggu kesiapan anggaran pada tahun berikutnya.

“Kalau rehabilitasi 15 SMP untuk usulan 2027 rata-rata renovasi ringan, seperti perbaikan plafon dan ruang belajar,” tutup Novan.(adv)

Pos terkait