DPRD Bontang Dorong Bapenda Maksimalkan PAD dari 14 OPD di Tengah Penurunan DBH

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam. (Istimewa)

BONTANG – DPRD Kota Bontang mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sinergi 14 organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola retribusi dan pajak.

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menegaskan bahwa Bapenda sebagai leading sector harus mampu mengoordinasikan seluruh OPD agar potensi PAD bisa tergarap maksimal.

Bacaan Lainnya

“Iya, Kepala Bapenda saya dorong selaku leading sector 14 OPD yang mengelola PAD dan retribusi, untuk melakukan sinergi dan kerja sama,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, langkah tersebut menjadi penting di tengah penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai hampir 50 persen. Kondisi ini dinilai berpengaruh terhadap kemampuan daerah dalam membiayai kebutuhan pembangunan.

Ia menjelaskan, salah satu solusi yang bisa ditempuh adalah dengan memaksimalkan seluruh sektor yang berpotensi menghasilkan retribusi daerah.

“Bagaimana kita dalam situasi DBH yang jeblok ini bisa terbantu lewat pundi-pundi PAD. Caranya memaksimalkan semua sektor yang bisa dipungut retribusinya,” jelasnya.

Rustam menyebut, kolaborasi antar-OPD harus diperkuat agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan koordinasi yang baik, setiap potensi penerimaan dapat dioptimalkan secara terukur.

Selain itu, ia menilai perlu adanya inovasi dan strategi baru dalam pengelolaan PAD agar tidak hanya bergantung pada sumber-sumber konvensional.

DPRD berharap, dorongan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Bapenda dengan langkah konkret guna menjaga stabilitas fiskal daerah di tengah tekanan pendapatan. (ADV/Mrh)

Pos terkait