Stadion Segiri Belum Siap Gelar Laga Asia, DPRD Minta Pemprov Turun Tangan Selamatkan Homebase Borneo FC

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar

Samarinda– Peluang Borneo FC Samarinda berkandang di Stadion Segiri untuk kompetisi level Asia terancam terganggu. DPRD Samarinda menilai fasilitas stadion, terutama sistem pencahayaan, masih jauh dari standar internasional.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan kondisi tersebut harus segera menjadi perhatian serius pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, kualitas pencahayaan Stadion Segiri saat ini masih berada di angka sekitar 800 lux dan belum memenuhi syarat pertandingan internasional.

“Kalau standar lampunya belum terpenuhi, tentu akan sulit dipakai untuk laga level Asia,” katanya, Kamis (28/5/2026).

Ia menegaskan pembenahan Stadion Segiri tidak lagi sekadar proyek renovasi fasilitas olahraga biasa, tetapi sudah menyangkut kesiapan Samarinda menjadi tuan rumah pertandingan internasional.

Karena itu, Deni meminta Pemprov Kaltim ikut membantu percepatan renovasi stadion, khususnya pada sektor kelistrikan dan peningkatan lampu stadion.

Menurutnya, kemampuan anggaran Pemerintah Kota Samarinda terbatas apabila harus menanggung seluruh proses pembenahan sendiri.

“Ini bukan hanya soal Samarinda, tetapi juga membawa nama Kalimantan Timur ketika Borneo FC tampil di kompetisi Asia,” ujarnya.

Deni menilai keberadaan stadion yang memenuhi standar internasional juga akan berdampak besar terhadap perkembangan olahraga, ekonomi daerah, hingga promosi kota.

Ia mengatakan Stadion Segiri selama ini menjadi simbol sepak bola Samarinda sekaligus pusat aktivitas olahraga masyarakat di Kalimantan Timur.

Karena itu, DPRD meminta seluruh pihak menghentikan ego sektoral dan fokus menyelesaikan pembenahan stadion sebelum kompetisi dimulai.

“Jangan sampai karena renovasi lambat, Borneo FC justru harus mencari kandang di luar Samarinda,” demikian Deni. (EFS/ADV).

Pos terkait