BONTANG – Dugaan pencurian balok penyangga jembatan di RT 11 Kelurahan Tanjung Laut Indah membuat kondisi jembatan dilaporkan mulai bergoyang. Warga pun khawatir akses utama tersebut dapat membahayakan keselamatan pengguna.
Jembatan itu selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat sekitar. Karena itu, warga berharap ada langkah cepat agar kerusakan tidak semakin parah.
Anggota Komisi C DPRD Bontang, Yassier Arafat mengatakan persoalan tersebut harus segera ditindaklanjuti sejak awal agar tidak berulang.
Ia menilai dugaan hilangnya balok ulin kemungkinan terjadi secara bertahap. Karena itu, pengawasan lingkungan dinilai menjadi hal penting untuk mencegah kehilangan material dalam jumlah lebih banyak.
“Kalau memang ada kehilangan atau kerusakan, ya sebaiknya langsung ditindaklanjuti. Jangan menunggu sampai kondisinya makin parah,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (12/5/2026).
Menurut Yassier, penanganan dini diperlukan agar pemerintah tidak terus mengeluarkan anggaran perbaikan akibat kerusakan yang sama. Ia juga mengingatkan bahwa fasilitas umum dibangun untuk kepentingan masyarakat bersama.
Selain itu, ia meminta RT dan warga sekitar lebih aktif berkoordinasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar jembatan.
“Kalau fasilitas ini rusak terus, tentu masyarakat juga yang terdampak. Karena itu semua pihak harus ikut menjaga supaya manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” katanya.
DPRD pun mendorong instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap kondisi jembatan dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan. Harapannya, akses warga tetap aman digunakan dan kesadaran menjaga fasilitas umum semakin meningkat di tengah masyarakat. (ADV/Mrh)







