Dugaan Pungli Jargas Muncul, DPRD Dorong Perbaikan Sosialisasi ke Warga

Ketua Komisi B, Rustam. (Istimewa/Rustam)

BONTANG – Komisi B DPRD Bontang menyoroti pentingnya sosialisasi yang lebih maksimal dalam pelaksanaan program pemasangan jaringan gas (jargas) gratis di Kota Bontang. Hal itu mencuat dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang dilaksanakan, Selasa (12/5/2026) bersama pihak terkait menyusul adanya keresahan warga di lapangan.

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam mengatakan, persoalan yang muncul lebih disebabkan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap tahapan dan mekanisme pemasangan jargas.

Menurutnya, penjelasan yang terbuka kepada warga sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman selama proses pekerjaan berlangsung.

“Kami meminta agar informasi kepada masyarakat bisa lebih jelas dan terbuka, sehingga warga memahami bagaimana proses pemasangan dilakukan,” ujarnya saat dihubungi Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, pengerjaan jargas dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi teknis di lapangan. Lokasi yang lebih mudah dikerjakan biasanya menjadi prioritas awal agar proses pemasangan berjalan efektif.

Kondisi tersebut, kata Rustam, sempat memunculkan persepsi berbeda di tengah masyarakat. Karena itu, DPRD memfasilitasi pertemuan antara warga, RT, dan pihak yang disebut dalam laporan agar persoalan bisa dijelaskan secara langsung.

“Hasil pertemuan sudah dijelaskan bersama, dan persoalan yang berkembang di masyarakat sudah diluruskan,” katanya.

Komisi B DPRD Bontang juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara pekerja lapangan dan masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih komunikatif, program jargas gratis diharapkan dapat berjalan lancar dan diterima baik oleh warga.

Selain itu, DPRD mendorong adanya sosialisasi lanjutan mengenai tahapan pemasangan jargas. Penjelasan yang rinci dinilai dapat membantu masyarakat memahami proses pekerjaan yang dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan. (ADV/Mrh)

Pos terkait