Peringati Idul Adha, Saeful Rizal: Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail Ajarkan Keikhlasan yang Dibangun Bersama

Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal. (Istimewa/Humas Setwan)

BONTANG – Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam peristiwa kurban menjadi pelajaran mendalam tentang keikhlasan yang lahir dari hubungan penuh keimanan dan ketundukan kepada Allah SWT.

Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal, mengatakan peristiwa tersebut menunjukkan bahwa keikhlasan tidak hanya datang dari satu pihak.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Nabi Ibrahim menunjukkan keteguhan sebagai seorang ayah yang menjalankan perintah Allah, sementara Nabi Ismail menunjukkan kepatuhan luar biasa sebagai seorang anak.

Keduanya, kata dia, memberikan teladan tentang keselarasan iman dalam menghadapi ujian.

“Kisah ini mengajarkan bahwa keikhlasan harus dibangun bersama, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Saeful menilai hubungan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail memperlihatkan pentingnya komunikasi yang dilandasi nilai spiritual.

Ia mengatakan dalam kehidupan keluarga modern, nilai tersebut sangat penting untuk memperkuat keharmonisan. Menurutnya, keluarga merupakan tempat pertama menanamkan keteladanan tentang kesabaran, kepatuhan, dan keikhlasan.

Jika nilai-nilai itu tertanam kuat, maka akan lahir generasi yang memiliki karakter tangguh.

Ia menambahkan bahwa Iduladha seharusnya menjadi momentum bagi keluarga untuk mempererat hubungan batin.
Bukan sekadar berkumpul secara fisik, tetapi juga saling menguatkan dalam nilai-nilai kebaikan.

“Keikhlasan yang dibangun bersama akan melahirkan kekuatan besar dalam menghadapi setiap ujian kehidupan,” katanya.

Lebih lanjut, Saeful berharap masyarakat dapat mengambil pelajaran penting dari keteladanan ayah dan anak tersebut. (ADV/Mrh)

Pos terkait