Sem Nilai Kewenangan Terbatas Hambat Optimalisasi Pelabuhan untuk Tambah PAD Bontang

Pelabuhan Lok Tuan. (Istimewa)

BONTANG – Keterbatasan kewenangan dalam pengelolaan pelabuhan dinilai masih menjadi tantangan utama bagi Pemerintah Kota Bontang dalam mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). DPRD Kota Bontang menilai kondisi tersebut membuat peluang peningkatan pendapatan dari sektor pelabuhan belum tergarap maksimal hingga saat ini.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang, Sem Nalpa Mario Guling, mengatakan persoalan kewenangan sering kali menjadi alasan belum optimalnya pengelolaan potensi ekonomi di kawasan Pelabuhan Loktuan maupun Pelabuhan Tanjung Laut. Padahal, aktivitas ekonomi di dua kawasan tersebut terus berkembang dan menunjukkan potensi yang cukup besar bagi daerah.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pemerintah daerah tetap harus mencari solusi dan terobosan meski ruang kewenangan yang dimiliki terbatas. Ia menilai pemerintah tidak boleh hanya menunggu kebijakan dari pihak lain tanpa menyiapkan strategi alternatif untuk memanfaatkan potensi yang tersedia.

“Pergerakan ekonomi di pelabuhan cukup tinggi. Artinya peluang untuk meningkatkan PAD terbuka, tinggal bagaimana dikelola dengan serius,” ujarnya, Kamis (6/5/2026).

Ia menegaskan bahwa berbagai peluang pendapatan masih bisa dikembangkan melalui sektor pendukung di kawasan pelabuhan. Mulai dari pengelolaan retribusi parkir, layanan jasa, hingga penataan fasilitas penunjang yang berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat dan pelaku usaha di area tersebut.

DPRD juga menilai koordinasi antarinstansi masih belum berjalan optimal dalam menyusun arah kebijakan pengelolaan kawasan pelabuhan. Kondisi itu dinilai membuat pembahasan yang telah dilakukan sejak tahun lalu belum menghasilkan langkah nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Sem Nalpa menilai diperlukan komitmen lebih kuat dari pemerintah daerah untuk menyusun langkah yang terukur dan memiliki target jelas. Dengan strategi yang tepat, kawasan pelabuhan diyakini tidak hanya menjadi pusat aktivitas logistik, tetapi juga mampu memberi kontribusi lebih besar bagi keuangan daerah.

Menurutnya, potensi yang ada saat ini sudah terlihat secara nyata sehingga pemerintah daerah tinggal menentukan kebijakan yang paling efektif agar peluang tersebut tidak terus terlewat tanpa hasil signifikan bagi Kota Bontang.

“Kami berharap ada langkah yang lebih terukur. Potensinya sudah jelas, tinggal bagaimana dimaksimalkan melalui kebijakan yang tepat,” tutupnya. (ADV/Mrh)

Pos terkait