BONTANG – Dugaan kasus kekerasan terhadap anak yang viral di media sosial menjadi perhatian Anggota Komisi A DPRD Bontang, Arfian Arsyad. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap pengasuh maupun pekerja rumah tangga yang berinteraksi langsung dengan anak.
Menurut dia, banyak keluarga saat ini mengandalkan bantuan pengasuh untuk mendampingi anak-anak mereka ketika orang tua menjalankan aktivitas pekerjaan. Namun kepercayaan tersebut harus diimbangi dengan pengawasan yang memadai.
Ia mengatakan orang tua perlu memastikan bahwa pengasuh memahami tanggung jawab dan memiliki sikap yang baik terhadap anak. Sebab, lingkungan rumah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi tumbuh kembang anak.
“Kasus yang mencuat melalui media sosial menunjukkan bahwa potensi terjadinya kekerasan terhadap anak dapat muncul di lingkungan yang selama ini dianggap aman. Karena itu, kewaspadaan perlu terus ditingkatkan,” tuturnya, Selasa (16/6/2026).
Arfian menilai komunikasi antara orang tua dan anak menjadi salah satu faktor penting dalam mendeteksi lebih awal adanya perlakuan yang tidak semestinya. Anak perlu diberikan ruang untuk menyampaikan apa yang mereka alami setiap hari.
Selain itu, keluarga juga perlu memperhatikan perubahan perilaku anak yang bisa menjadi tanda adanya tekanan psikologis atau perlakuan buruk yang dialami.
Menurutnya, pemerintah juga memiliki peran dalam meningkatkan edukasi mengenai perlindungan anak kepada masyarakat. Kampanye tentang pola pengasuhan yang aman dan ramah anak perlu terus diperkuat.
Diringa menambahkan bahwa kasus yang melibatkan anak tidak boleh dipandang sebagai persoalan biasa. Dampaknya dapat memengaruhi perkembangan mental dan emosional korban dalam jangka panjang.
Karena itu, ia berharap penanganan kasus yang sedang menjadi perhatian publik tersebut dapat berjalan secara profesional sekaligus memberikan rasa keadilan bagi seluruh pihak.
“Anak-anak harus tumbuh dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Peristiwa seperti ini harus menjadi pelajaran bersama agar pengawasan terhadap anak semakin diperkuat,” katanya(ADV/Mrh)







